Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOTIVASI. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Oktober 2009

Filosofi Memanah



Alkisah, di suatu senja yang kelabu, tampak sang raja beserta rombongannya dalam perjalanan pulang ke kerajaan dari berburu di hutan.
Hari itu adalah hari tersial yang sangat menjengkelkan hati karena tidak ada satu buruan pun yang berhasil dibawa pulang. Seolah-olah anak panah dan busur tidak bisa dikendalikan dengan baik seperti biasanya.

Setibanya di pinggir hutan, raja memutuskan beristirahat sejenak di rumah sederhana milik seorang pemburu yang terkenal karena kehebatannya memanah. Dengan tergopoh-gopoh, si pemburu menyambut kedatangan raja beserta rombongannya.

Setelah berbasa-basi, tiba-tiba si pemburu berkata, "Maaf baginda, sepertinya baginda sedang jengkel dan tidak bahagia. Apakah hasil buruan hari ini tidak memuaskan baginda?"

Bukannya menjawab pertanyaan, sang raja malah beranjak menghampiri sebuah busur tanpa tali yang tergeletak di sudut ruangan. "Pemburu, kenapa busurmu tidak terpasang talinya? Apakah engkau sudah tidak akan memanah lagi?" tanya sang raja dengan nada heran dan terkejut.

"Bukan begitu baginda, tali busur memang sengaja hamba lepas agar busur itu bisa ‘istirahat'. Jadi, ketika talinya hamba pasang kembali, busur itu tetap lentur untuk melontarkan anak panahnya. Karena berdasarkan pengalaman hamba, tali busur yang tegang terus menerus, tidak akan bisa dipakai untuk memanah secara optimal".

"Wah, hebat sekali pengetahuanmu! Ternyata itu rahasia kehebatan memanahmu selama ini ya," kata baginda.

"Memang, kami turun temurun adalah pemburu. Dan pelajaran seperti ini sudah ada sejak dari dulu. Untuk memaksimalkan alat berburu, kebiasaan seperti itulah yang harus hamba lakukan. Mohon maaf baginda, masih ada pelajaran lainnya yang tidak kalah penting yang biasa kami lakukan."

"Apa itu?" tanya baginda penasaran.

"Menjaga pikiran. Karena sehebat apapun busur dan anak panahnya, bila pikiran kita tidak fokus, perasaan kita tidak seirama dengan tangan, anak panah dan busur, maka hasilnya juga tidak akan maksimal untuk bisa mencapai sasaran buruan yang kita inginkan".

Mendengar penjelasan si pemburu, tampak sang raja terkesima untuk beberapa saat. Tiba-tiba tawa sang raja memenuhi ruangan. "Terima kasih sobat. Terima kasih. Hari ini rajamu mendapat pelajaran yang sangat berharga dari seorang pemburu yang hebat."

Setelah cukup beristirahat, raja pun berpamitan pulang dengan perasaan gembira. Dan timbul keyakinan, lain kali pasti akan berhasil lebih baik.

Para pembaca yang luar biasa,

Pengertian tentang mengistirahatkan tali busur (agar saat dipakai lagi tali tetap punya daya lentur yang kuat) dan fokus dalam memanah, sangat baik sekali. Kedua pengertian ini dapat kita aplikasikan ke dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita butuh keahlian dalam mengatur irama kerja dan saat kapan kita harus beristirahat, agar keefektivitasan kerja tetap terjaga.

Dan, kemampuan (untuk) fokus dalam melakukan segala kegiatan harus mampu kita bina dan tumbuh kembangkan.

Dengan kemampuan mengunakan dua kekuatan tadi, tentu kita akan menjadi manusia yang efektif dalam menggeluti usaha dan pasti (hasilnya) akan maksimal dan memuaskan.

Salam sukses luar biasa!!

Sember: Andriewongso.com

MASALAH ADALAH HADIAH


Bila anda menganggap masalah sebagai beban,
anda mungkin akan menghindarinya.

Bila anda menganggap masalah sebagai tantangan,
anda mungkin akan menghadapinya.

Namun....................................................,
masalah adalah hadiah yang dapat anda terima dengan suka cita.

Dengan pandangan tajam anda akan melihat
keberhasilan di balik setiap masalah.

Itu adalah anak tangga menuju kekuatan yang lebih tinggi.

Maka.......................................................,
hadapi dan ubahlah menjadi kekuatan untuk sukses anda.

Tanpa masalah, anda tak layak memasuki jalur keberhasilan.

Bahkan hidup ini pun masalah!

Karena itu................................................,
terimalah sebagai hadiah.

Hadiah terbesar yang dapat diberikan oleh induk elang pada anak-anaknya bukanlah serpihan-serpihan makanan pagi.
Bukan pula eraman hangat dimalam-malam yang dingin.

Namun......................................................,
ketika mereka melempar anak-anak itu dari tebing yang tinggi.

Detik pertama anak-anak elang itu menganggap induk mereka sungguh keterlaluan, menjerit ketakutan, matilah aku.

Sesaat kemudian, bukan kematian yang mereka terima, namun kesejatian diri sebagai elang, yaitu terbang.

Bila anda tak berani mengatasi masalah................,
anda tak kan menjadi seseorang yang sejati.

sumber : catatan MARIA VIXTORA on facebook

Sabtu, 26 September 2009

Jangan Tunggu Ide Cemerlang, ACTION-lah Segera Atas Ide Bisnis Yang Ada Sekarang !

Coba anda tanyakan pada anak-anak anda yang tahun ini baru masuk Sekolah Dasar. Tanyakan, apa cita-citanya?Saya yakin jawaban yang keluar adalah dokter, pilot, menteri atau bahkan presiden. Mereka memang selalu mengidamkan hal-hal besar.

Tapi sekarang coba tanyakan pada diri anda apa rencana bisnis anda? Apakah sifat jawabannya sama dengan anak-anak anda?

Tentu saja tidak. Anak-anak menjawab sekenanya, sedang anda biasanya menjawab sesuai realitas.

Seorang pebisnis memang harus realistis. Banyak orang, saya harap anda bukan salah satunya, selalu mengidamkan ide-ide besar. Misalnya, dia ingin menaikkan penjualan 100 kali lipat dalam sehari.

Keinginan seperti itu kerap membuat anda terjebak pada sindrom ide besar tanpa ACTION. Anda mudah terbuai keinginan yang tinggi tanpa usaha mewujudkannya. Sindrom ini bahaya karena bisa membuat anda melamun, bahkan “terbang” melayang terlalu lama dan tak menjejakkan kaki di bumi. Dan itu bisa menjadi penyebab kegagalan bisnis internet anda.

Menaikkan penjualan, apalagi sampai 100 kali lipat memang keinginan semua pebisnis internet. Tapi jika anda menginginkannya dalam waktu sehari, itu namanya tak realistis. Jangankan menaikkan 100 kali lipat, dua kali lipat saja sudah cukup gemilang. Padahal belum tahu cara beriklan yang cepat dan praktis.

Bagaimana agar tidak terjebak pada ide-ide besar yang kosong seperti itu?

Sekarang, coba tulislah keinginan anda dalam seminggu mendatang. Dari daftar keinginan itu mungkin anda temukan beberapa keinginan yang tak realistis. Langsung coret saja! Sisakan hal yang menurut anda mungkin anda raih.

Selanjutnya, cermati keinginan yang tersisa. Mana yang bisa anda dapatkan dalam waktu paling dekat, hari ini atau besok Prioritaskan Kegiatan yang paling mungkin anda wujudkan. Rinci tujuan tersebut dengan rencana-rencana kecil. Misalnya, anda ingin memiliki blog sukses spektakuler, mulai saja dari membuat blog.

Nah, lakukan hal itu pada keinginan-keinginan anda yang lain. Buatlah rencana-rencana kecil yang detail untuk mendapatkannya.

Ide-ide sederhana yang anda temukan saat anda menyusun rencana sangat berharga. Jangan anggap remeh ide yang tiba-tiba melintas dalam benak anda. Jika ide itu cepat anda kerjakan, yakinlah suatu saat bisa berubah menjadi ide yang sangat besar untuk menghasilkan uang. Seperti saya dahulu mempunyai ide bagaimana mempunyai website sendiri yang bisa menghasilkan uang tanpa harus bingung membuatnya? Karena waktu itu meng-imail saja saya belum bisa. Maka mulailah saya belajar membuat blog ini.

Ini contoh kecil yang sering dialami orang. Saat duduk di meja makan, atau sedang menikmati secangkir kopi, tiba-tiba muncul keinginan mengirim email penawaran pada seorang kenalan. Ketika ide itu melintas, banyak orang tak melanjutkannya dengan tindakan. “Itu kan bisa dilakukan nanti atau besok-besok saja,” mungkin begitu pikirnya.

Saat sebuah ide melintas, itu sebenarnya awal dari puluhan atau ratusan ide lain. Jika anda mengeksekusi ide pertama, ide-ide yang lain akan berdatangan. Meski awalnya anda hanya ingin mengirim email penawaran, banyak ide-ide besar di belakangnya.

Tapi karena ide yang datang pada anda tak segera dieksekusi, ide lainpun mati. Sangat sayang kan?
Baiklah, anda kemudian berjanji tak akan menyia-nyiakan ide. Tapi sebuah ide kadang datang saat anda sedang repot.

Jika itu yang anda alami, buatlah catatan- kecil. Catat apapun ide yang datang pada anda. Bisa di kertas, blocknote, atau handphone. Simpanlah catatan itu baik-baik seperti anda menyimpan uang. Karena ide sama berharganya dengan uang. Kemudian saat anda memiliki waktu luang, segera ACTION. Jadikan ide sederhana sebagai jalan mengubah nasib anda yang lebih baik selamanya.

Salam ACTION!

JIKA ANDA SUKA ARTIKEL INI, silahkan share ke teman FACEBOOK anda.

Template by: Abdul Munir
Website: 99computercity